XSProjek mendapat kunjungan khusus dari mahasiswa Business School – University of Sydney, Australia. Kunjungan ini merupakan bagian dari program pendidikan mereka selama berada di Indonesia, dengan fokus utama pada dampak bisnis dan sosial yang berkelanjutan. Para mahasiswa datang bersama Prof. Jeaney, dosen yang sangat antusias dengan dunia bisnis sosial dan ingin memperkenalkan kepada para mahasiswanya praktik nyata yang dilakukan oleh LSM dan perusahaan lokal di Indonesia.
Dalam kunjungannya ke XSProjek, mahasiswa diajak mengamati dan mempelajari langsung proses produksi upcycling. Mereka melihat bagaimana bahan limbah seperti spanduk bekas, kemasan sabun, dan sisa kain disortir, dibersihkan, dan kemudian dijahit oleh penjahit lokal menjadi produk bernilai tinggi seperti tas, kantong, dan aksesori lainnya. Proses ini menunjukkan bahwa sampah bukanlah akhir dari nilai suatu benda, namun dapat diubah menjadi sesuatu yang berguna dan berkelanjutan.
Para siswa antusias dan aktif mengajukan pertanyaan sepanjang tur. Mereka juga berdiskusi langsung dengan tim produksi dan mendapatkan wawasan tentang bagaimana XSProjek menggabungkan aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi ke dalam model bisnis yang komprehensif. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang produksi, tetapi juga menunjukkan nilai-nilai pemberdayaan masyarakat yang selama ini diterapkan XSProjek.
Prof. Jeaney mengatakan bahwa salah satu alasan memilih XSProjek sebagai tujuan kunjungan adalah karena XSProjek dinilai mampu memberikan contoh nyata model bisnis yang berdampak dan berkelanjutan. Kunjungan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa dan menginspirasi mereka dalam mengembangkan ide bisnis di masa depan, khususnya dalam konteks tanggung jawab sosial dan keberlanjutan.
Retno, Direktur PT XSProjek, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan tersebut. Ia percaya bahwa kolaborasi dan perhatian dari lembaga pendidikan internasional seperti University of Sydney akan memberikan momentum positif bagi perkembangan XSProjek di masa depan. Ia juga mendukung penuh mahasiswa dalam menyusun laporan kunjungan tersebut, yang diharapkan dapat menjadi bahan refleksi dan pengembangan model bisnis berkelanjutan XSProjek.
